Selamat Datang di http://abdymart.blogspot.com/

Sabtu, 23 Juni 2012

Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik; Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi

Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik; Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi. Oleh Syaikh Idahram, Pengantar Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA (Ketua Umum PBNU). 13,5 x 20,5 cm, 306 hlm. @ Rp. 60.000,-

Buku ini berisi bukti-bukti ilmiah tentang pemalsuan teks-teks keagamaan yang dilakukan oleh sekte salafi wahabi, guna memuluskan kepentingan kelompok mereka. Kitab-kitab yang mereka selewengkan mulai dari kitab tafsir, tauhid, fiqh, bahkan Hadis sekalipun. Banyak hadis-hadis yang menghambat kinerja mereka dihilangkan.

Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi

Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi. Oleh : Syaikh Idahram, Pustaka Pesantren Yogyakarta. 340 hlm, 13,5 x 20,5 cm. @ Rp 65.000,-

Melalui buku Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi ini, dipaparkan secara ringkas dan sederhana berbagai kerancuan dan penyimpangan tokoh-tokoh utama sekte salafi wahabi yang menggerus otentitas ajaran Islam. Tak aneh jika kemudiaan dakwah salafi wahabi ditentang dimana-mana dan digugat dari berbagai mazhab, berbagai generasi disetiap masa, dan berbagai bidang keilmuan yang berbeda di belahan dunia.
Akibatnya berbagai penyimpangan dan kekeliruan semacam itu, ulama-ulama Islam kontemporer saat ini juga menyatakan kekeliruan dan penyimpangan salafi wahabi, misalnya Prof Dr Ali Gomaa (ulama besar Al-Azhar Mesir), Prof Dr Yusuf Qaradhowi (pemikir terkemuka Qatar asal mesir), Prof Dr Abdullah al-Ghimari (guru besar ilmu hadis Maroko), Abdullah al-Harari al-Habasyi (guru besar hadis Australia asal Habasyah) dan masih banyak lagi.
Buku ini menarik dibaca bagi kalangan umat Islam dan menjadikan referensi tentang wabah sekte salafi wahabi. Buku ini bukan sebagai cercaan terhadap golongan, namun sebagai kajian ilmiah dari hasil penelitian penulis buku ini selama Sembilan tahun.

Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Mereka Membunuh Semuanya, Termasuk Para Ulama

Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Mereka Membunuh Semuanya, Termasuk Para Ulama. Oleh Syaikh Idahram. Pengantar Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA Ketua Umum PBNU). 13,5 x 20,5 cm, 278 hlm. @ Rp. 55.000,-

Buku Ini Menyingkap hal-hal penting di balik wabah takfir (pengkafiran), tasyrik (pemusyrikan), tabdi' (pembid'ahan), dan tasykik (upaya menanamkan keraguan) terhadap para ulama ahlussunnah wal jama'ah yang marak menjamur akhir-akhir ini. Semuaya disuguhkan secara sistematis namun ringan bagi pembaca, di antaranya : 
- kebenaran 17 ramalan Nabi Muhammad Saw akan kehadiran sekte salafi wahabi.
- sejarah berdirinya sekte salafi wahabi dan kepentingan-kepentingan tersembunyi dibalik pendirinnya.
- tinjauan kritis terhadap kerancuan konsep dan manhaj salafi wahabi berikut propaganda "kembali kepada al-Qur'an dan Sunnah" yang mereka usung.

Radikalisme Sekte Wahabiyah

Radikalisme Sekte Wahabiyah. Penulis: Syekh Fathi al Misri al Azhari, Penerjemah: Asyhari Masduqi, Penerbit: Pustaka Asy’ari, 236 hlm, @ Rp. 45.000,-

Faham-faham Wahabi yang bisa kita lihat pada saat sekarang adalah dengan cara mengetahui amalan-amalannya antara lain yang ditulis dalam buku ini adalah: mengharamkan berdo’a berjama’ah, mengharamkan adzan kedua pada sholat Jum’at, mengharamkan sholat sunnah qobliyah Jum’at, mengharamkan berjabat tangan setelah selesai sholat berjam;ah, haram beristigotsah, tawasul, tahlilan dan lain sebagainya.
Bahkan, untuk membongkar kesesatan faham ini ke akar-akarnya, penulis memaparkan bagaimana afiliasi Muhammad bin Abdul Wahab serta ulama-ulama Wahabiyah yang lain (Ibnu Baz, Al Albani dll) dengan Yahudi, bahkan kesamaan antara paham Wahabi dengan faham Yahudi sekalipun diulas dalam buku ini.
Penisbatan radikalisme dalam kubu gerakan ini dikarenakan barang siapa yang tidak sesuai atau ikut dalam kelompoknya, maka halal darahnya untuk dibunuh karena sudah berstatus kafir. Salah satu contohnya adalah seperti yang dikutip dalam buku ini dalam koran As-Safar Sabtu 30 Mei 2001 (h.11) Muhammad Hasanin merilis isi sebuah dokumen yang mengatakan bahwa salah seorang pembesar Wahabiyah mengatakan: “Tidak seyogyanya ada peperangan antara orang-orang pilihan Islam (Wahabi) kecuali melawan orang-orang musyrik dan kafir, orang kafir yang musyrik pertama kali adalah orang-orang Turki Usmaniyah dan juga keturunan Bani Hasyim dan ringkasnya seluruh pengikut Nabi Muhammd selain kelompok Wahabi.”

Penuntun Qolbu; Kiat Meraih Kecerdasan Spiritual

Penuntun Qolbu; Kiat Meraih Kecerdasan Spiritual. KH. Muhyiddin Abdusshomad, 12 x 18 cm, 218 hlm. @ Rp. 30.000,-

Saat ini semua orang menyadari bahwa kesuksesan manusia tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektuan ataupun kecerdasan emosional, melainkan juga ditentukan oleh kecerdasan spiritual. Kecerdasan Intelektual diperoleh melalui olah akal. Kecerdasan emosional diperoleh melalui olah jiwa. Sedangkan kecerdasan spiritual diperoleh melalui olah qolbu. Olah qolbu inilah yang acapkali diabaikan oleh manusia. Padahal, qolbu dalam Islam adalah sentral perbuatan manusia. Paparan di buku ini merupakan pernik-pernik dari penuntun qolbu yang sejati, yakni al-Qur'an, Hadis, dan kitab-kitab klasik yang sering diajarkan oleh para kyai.

Kilas Balik Teoritik Fiqh Islam

Kilas Balik Teoritik Fiqh Islam. Forum Karya Ilmiah 2004 Pesantren Lirboyo. 16 x 24 cm, 451 hlm, @ Rp. 65.000,-

Buku ini mengajak untuk menengok teoritis perumusan fiqh dengan kajian komparatif dari berbagai madzhab pemikiran. Di dalamnya telah dapat mengintrudusir kembali turats ulama. Yaitu prinsip-prinsip kaidan dan komponen-komponen ilmu ushul fiqh dan juga muqaranahnya.

KHAZANAH KHATULISTIWA

KHAZANAH KHATULISTIWA; Potret Kehidupan dan Pemikiran Kiai-Kiai Nusantara. Oleh Muhammad Hasyim & Ahmad Athoillah. Pengantar : Prof. Dr. KH. Muhammad Tholhah Hasan, Kakilangit Book, 14,5 x 21 cm, 246 hlm. @ Rp. 40.000,-